Benci kepada taqdir Ilahi itu adalah satu dosa
besar, dimurkai Allah, apalagi jika diceritakan
kepada orang lain. Itu berarti mengadukan
halnya dengan Tuhan kepada mahkluknya…
Harta adalah apa yg dimakan sampai kenyang,
yg dipakai sampai lapuk dan yg di sumbangkan
kepada orang lain. Mahluk yg paling mulia di
dunia ini adalah manusia, dan bagian tubuh
manusia yg paling mulia adalah hati…
Sayangilah semua yang di bumi. Pasti yang di
langitpun akan menyayangimu. Selamatkan
hatimu dengan bermurah hati dan menyayangi
sesama maka surga akan menantimu…
Janganlah Anda sahabati kecuali orang yang
dapat menyimpan rahasia dan menutup aibmu,
mendampingi Anda dalam kesusahan,
mendahulukan kepentinganmu, menyiarkan
kebaikanmu dan tidak menyiarkan kejahatanmu.
Kalau tiada engkau jumpai orang yang begitu,
bertemanlah dengan dirimu sendiri…
Hati manusia ibarat cermin, sedangkan petunjuk
Tuhan bagaikan cahaya. jika hati manusia
benar-benar bersih niscaya ia akan bisa
menangkap cahaya petunjuk Ilahi dan
memantulkan cahaya tersebut ke sekitarnya…
Yang paling dekat itu kematian, yang paling jauh
masa lalu, yang paling besar hawa nafsu, yang
paling berat memegang amanah, yang paling
ringan meninggalkan sholat dan yang paling
tajam lidah manusia…
** Imam Al Ghazali
Dan pada suatu hari, Imam Al Ghozali berkumpul
dengan murid-muridnya. Lalu Imam Al Ghozali
bertanya;
Pertama, “Apa yang paling dekat dengan diri kita
di dunia ini?”
Murid- muridnya menjawab, “Orang tua, guru,
kawan ,dan sahabatnya“.
Imam Ghozali menjelaskan semua jawaban itu
benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita
adalah “mati”. Sebab, sesuai dengan janji Allah
SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan
mati.
[Ali Imran : 185]
Kedua,”Apa yang paling jauh dari diri kita di
dunia ini?”
Murid-muridnya menjawab, “Negara Cina, bulan,
matahari dan bintang-bintang”.
Lalu Imam Ghozali menjelaskan bahwa semua
jawaban yang mereka berikan itu adalah benar.
Tapi yang paling benar adalah “masa lalu”.
Walau dengan cara apa sekalipun kita tidak
dapat kembali ke masa lalu. Oleh sebab itu kita
harus menjaga hari ini dan hari-hari yang akan
datang dengan perbuatan yang sesuai dengan
ajaran Agama.
Ketiga, “Apa yang paling besar di dunia ini?”
Murid-muridnya menjawab, “Gunung, bumi dan
matahari”.
Semua jawaban itu benar, kata Imam Ghozali.
Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia ini
adalah “hawa-nafsu” [Al-A'raaf :179]. Maka kita
harus berhati-hati dengan nafsu kita, jangan
sampai nafsu membawa kita ke neraka.
Keempat, “Apa yang paling berat di dunia ini?”
Ada yang menjawab, “Besi dan gajah…”
Semua jawaban adalah benar, kata Imam
Ghozali, tapi yang paling berat adalah
“memegang amanah” [Al-Ahzab : 72] Tumbuh-
tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat
semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta
mereka untuk menjadi kalifah [pemimpin] di
dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya
menyanggupi permintaan Allah SWT, sehingga
banyak dari manusia masuk ke neraka karena ia
tidak dapat memegang amanahnya.
Kelima, “Apa yang paling ringan di dunia ini?”
Ada yang menjawab, “Kapas, angin, debu dan
daun-daunan”.
“Semua itu benar”, kata Imam Ghozali. Tapi
yang paling ringan di dunia ini adalah
“meninggalkan sholat”. Gara-gara pekerjaan, kita
meninggalkan sholat; gara-gara bermasyarakat,
kita meninggalkan sholat.
Keenam, “Apakah yang paling tajam di dunia
ini?”
Murid-muridnya menjawab dengan serentak,
“pedang”.
“Benar”, kata Imam Ghozali. Tapi yang paling
tajam adalah “lidah manusia “. Karena melalui
lidah, Manusia selalunya menyakiti hati dan
melukai perasaan saudaranya sendiri.
Buku : Membangkitkan Energi Qolbu
Mengerti yang akan terjadi
Penulis : Imam Ghazali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar